Tol Fungsional

Tol Fungsional Bocimi Siap Digunakan Saat Arus Mudik 2026

Tol Fungsional Bocimi Siap Digunakan Saat Arus Mudik 2026
Tol Fungsional Bocimi Siap Digunakan Saat Arus Mudik 2026

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), melalui Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa Tol Fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) siap digunakan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. 

Pembangunan dan pengoperasian tol fungsional ini diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan yang sering terjadi di jalur arteri nasional, terutama yang menghubungkan kawasan Bogor dengan Sukabumi. Dengan adanya tol fungsional ini, diharapkan bisa membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode mudik.

Agus menjelaskan bahwa pihaknya bersama dengan pejabat utama Polri dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Jabar) telah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Tol Bocimi. 

"Hari ini kami bersama PJU dan Dirlantas Jabar mengecek langsung kesiapan jalur, kita survei, khususnya Tol Bocimi yang nanti fungsional dari Cibadak menuju Karang Tengah. Jadi sepanjang 5 kilometer ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri atau nasional," ungkap Agus.

Fungsionalitas Tol Bocimi untuk Memecah Arus Lalu Lintas

Tol Fungsional Bocimi direncanakan akan mengoperasikan ruas jalan sepanjang lima kilometer, mulai dari Cibadak hingga Karang Tengah. Agus menambahkan, salah satu tujuan dari pengoperasian tol fungsional ini adalah untuk mengurangi kepadatan yang sering terjadi di Pasar Cibadak, yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan bagi kendaraan yang melintasi jalur tersebut. 

"Ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri atau nasional, khususnya menghindari kemacetan di Pasar Cibadak," tambah Agus.

Tol fungsional ini akan mengalihkan sebagian kendaraan menuju arah yang lebih lancar. Kendaraan yang datang dari Jakarta dan menuju Palabuhanratu atau Cibadak akan diarahkan untuk keluar melalui Exit Tol Parung Kuda (KM 72). 

Selain itu, kendaraan dari Jakarta yang hendak menuju Kota Sukabumi juga akan masuk ke tol fungsional dan keluar di Exit Karang Tengah. Dengan adanya skema rekayasa lalu lintas ini, diharapkan bisa mengurangi titik kepadatan yang diperkirakan akan terjadi di Cibadak selama arus mudik.

Strategi Pengalihan Arus Lalu Lintas pada Puncak Mudik

Salah satu langkah strategis yang akan diambil oleh pihak kepolisian dan instansi terkait adalah rekayasa lalu lintas untuk memecah arus kendaraan di titik keluar tol menuju jalan nasional.

 Agus Suryonugroho menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi di lapangan, serta sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pihak kepolisian. Hal ini bertujuan agar pengalihan arus dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan, yang tentunya akan sangat bermanfaat dalam mengurangi kemacetan.

"Arus yang dari Jakarta menuju Sukabumi itu bisa kita pecah menjadi dua, baik yang melalui arteri dan fungsional," ujar Agus. 

Dengan adanya pengalihan ini, diharapkan kendaraan yang melintas dapat menggunakan dua jalur alternatif, sehingga beban lalu lintas di jalur utama dapat terurai lebih baik. 

Tol fungsional Bocimi akan memberikan solusi bagi para pemudik untuk mempercepat waktu tempuh perjalanan dan mengurangi tekanan pada jalan-jalan utama.

Persiapan Penuh dari PT Trans Jawa Barat untuk Pengoperasian Tol

Selain kesiapan dari pihak kepolisian, pihak pengelola tol juga memastikan bahwa Tol Fungsional Bocimi siap digunakan untuk mendukung kelancaran arus mudik. 

Direktur Utama PT Trans Jawa Barat, Abdul Hakim, mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan kurang lebih lima kilometer ruas jalan, yang mencakup jalur dari Parung Kuda hingga Karang Tengah. Jalur ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi para pemudik yang hendak menuju Sukabumi atau kawasan sekitarnya.

"Kita mempersiapkan kurang lebih 5 kilometer dari Parung Kuda sampai nanti di ujungnya keluar di Karang Tengah. Karang Tengah itu nanti keluarnya nyambung di jalan nasional yang sudah melewati beberapa titik-titik yang padat, seperti Pasar Cibadak," jelas Abdul Hakim. 

Kehadiran tol fungsional Bocimi diharapkan bisa mempermudah pergerakan kendaraan, terutama pada puncak arus mudik dan balik Lebaran, dengan mengurangi kepadatan di beberapa titik rawan kemacetan.

Tol Fungsional Bocimi Sebagai Solusi untuk Perjalanan Mudik Lebih Lancar

Dengan persiapan yang matang dari berbagai pihak, pengoperasian Tol Fungsional Bocimi diharapkan dapat memperlancar arus mudik 2026. Pembangunan tol ini merupakan langkah positif dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada masa mudik, yang sering kali menjadi masalah besar dalam perjalanan masyarakat. 

Tak hanya itu, pengoperasian tol ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat.

Pihak kepolisian dan PT Trans Jawa Barat berkoordinasi untuk memastikan bahwa jalur fungsional ini bisa digunakan dengan aman dan lancar. Penggunaan tol fungsional Bocimi diharapkan dapat mempercepat waktu perjalanan serta mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional. Ini tentu menjadi kabar baik bagi para pemudik yang ingin bepergian menuju Sukabumi dan sekitarnya selama periode Lebaran 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index